Madrasah Raudlatus Shibyan Buka MA NU Kejuruan

Pihak Madrasah NU Raudlatus Shibyan desa Peganjaran Bae Kudus memberikan alternatif pendidikan dengan membuka Madrasah Aliyah (MA) Keterampilan pada tahun ajaran 2015/2016.

Madrasah yang membuka kelas keterampilan profesi otomotif dan tatabusana ini akan diluncurkan di aula madrasah jalan Dewi Sartika nomor 252 Peganjaran, Kudus, Kamis (23/4).

Menurut Kepala MA NU Raudlatus Shibyan Wafiq Khairi, madrasah ini merupakan lembaga pendidikan Islam yang mendidik, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan kader Aswaja yang berilmu, berakhlak, terampil dan percaya diri.

"MA NU Raudlatus Shibyan ini dirancang sebagai madrasah unggulan yang menerapkan manajemen modern dan kurikulum terpadu plus keterampilan," katanya kepada NU Online, Ahad (19/4).

Ia mengatakan MA NU Raudlatus Shibyan adalah madrasah yang pertama dan satu-satunya di Kudus yang mengembangkan sistem pembelajaran serta keterampilan berupa otomotif dan tatabusana. Untuk program keterampilan, pihaknya bekerja sama dengan SMK NU Banat pada bidang tatabusana, sedangkan otomotif menggandeng SMK NU Ma'arif Kudus.

"Peserta didik yang sudah lulus nantinya akan mendapat sertifikat dari Lembaga Sertifikat Profesi (LSP). Jadi misalnya lulusan mau melanjutkan kuliah atau berwirausaha, mereka siap berbekal keterampilan," kata Wafiq.

Pada tahun ajaran 2015/2016 ini, MA NU Raudlatus Shibyan mulai membuka pendaftaran siswa baru. Untuk sementara, pihak sekolah menerima peserta didik hanya sejumlah 80 siswa.

Dalam penerimaan siswa baru, pihak sekolah menggratiskan biaya pendaftaran, uang gedung, seragam Ma'arif dan pakaian praktik.

"Karenanya, para lulusan MTS/SMP bisa segera mendaftarkan diri mulai sekarang hingga 10 Mei 2015 (gelombang I) dan 15 Mei-25 Juni gelombang kedua," ajak Wafiq.

Untuk persiapan penerimaan siswa baru, pihaknya telah menjaring tenaga pendidik yang profesional serta tenaga ahli yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan baik lulusan perguruan tinggi negeri/swasta terkemuka serta alumni pesantren.

"Satu pekan lalu, kami mengadakan seleksi uji kompetensi calon guru. Dari 50 calon guru yang mendaftar, kami terima 7 guru yang dibutuhkan sesuai bidang kompetensinya," imbuh Wafiq.

Dijelaskan, MA NU ini merupakan lembaga pendidikan yang dikembangkan oleh pengurus Madrasah Raudlatus Shibyan, setelah sebelumnya hanya mengelola tingkat RA, MI dan MTs NU.

"Adanya MA NU ini, saya kira bisa menjembatani orang tua di pedesaan yang ingin menyekolahkan anaknya lebih dekat dari rumah tempat tinggalnya," tegas Wafiq.

Mengenai peresmian MA NU Raudlatus shibyan, pengurus telah mengagendakan banyak kegiatan. Di antaranya, sepeda sehat pada Ahad (26/4) pagi, Selasa (28/4) pukul 06.00 Wib acara khatmil Qur'an, Pukul 13.00 peluncuran bersama LP Ma'arif Jawa Tengah dan Mustasyar PBNU KH Sya'roni Ahmadi.

Sedangkan Selasa malam harinya pengajian umum di lapangan desa Peganjaran bersama Habib Umar Muthohar (Semarang) dan Habib Abu Bakar (Kudus).

Sumber: Nu.Or.Id - 21 April 2015.

No comments:

Powered by Blogger.