Sejarah Permainan Catur Modern

Permainan catur pertama kali ditemukan oleh masyarakat Persia dan Arab. Kata “Catur” berasal dari kata “chaturanga” yang dalam Bahasa Sanskrit artinya “empat divisi ketentaraan”.

Di Spanyol, permainan catur dikenal dengan nama Ajedrez dan di Portugal dikenal dengan nama Xadrez.

Permainan catur menyebar ke seluruh dunia dengan berbagai varian permainan sampai akhirnya seperti yang kita kenal sekarang ini.

Permainan catur pada mulanya menyebar ke Timur Jauh dan India dan menjadi permainan di keluarga kerajaan Persia. Pemuka agama Budha dan pedagang yang melewati jalur sutra juga turut berperan dalam menyebarkan permainan catur ini.

Permainan catur masuk ke daratan Eropa melalui kerajaan Byzantine Persia dan kemudian menyebar hingga ke Kaisaran Arab. Pada abad ke-10, pemeluk agama Islam membawa dan memperkenalkan permainan catur ini ke daratan Afrika Utara, Sisilia dan Spanyol.

Pada tahun 1200an, peraturan permainan catur mulai dibentuk secara resmi di Eropa Selatan dengan mengadopsi peraturan di Spanyol dan Italia. Peraturan bermain catur ini kemudian menyebar ke seluruh dunia dan dikenal dengan nama Western Chess.

Buku pertama yang menulis tentang teori bermain catur dibuat oleh Luis Ramirez de Lucena pada abad ke 15 dengan judul
‘Repeticion de Amoresy Arte de Ajedrez’.

Turnamen catur modern pertama kali diadakan pada tahun 1851 di London dan dimenangkan oleh Adolf Anderssen.

No comments:

Powered by Blogger.