Inilah Kandungan Dalam Kalimat Allahu Akbar

Setiap kalimat dzikir memiliki manfaat dan keutamaannya masing-masing. Salah satu kalimat itu adalah kalimat takbir, yakni Allahu Akbar. Kalimat ini selalu kita ucapkan dalam shalat dengan maksud mengagungkan Allah SWT.

Kalimat dzikir ini tidak akan pernah terlepas untuk kita ucapkan setiap harinya karena lafadz Allahu Akbar sering kita ucapkan dalam shalat. Allahu Akbar artinya Allah Maha Besar.

Melafalkan kalimat takbir berarti masuk ke dalam kawasaan yang suci dengan ibadah shalat. Selain itu, mengucapkan takbir maka kita telah memuliakan dan mengagungkan lebih agung dan lebih besar dari semua manusia dan makhluk lainnya. Mengucapkan kalimat ini tidak hanya menunjukkan keagungan yang Maha Besar tapi juga menafikkan sekutu dari-Nya.

Dalam sebuah riwayat dijelaskan, ketika kita mengangkat tangan dan mengucapkan takbir serta mengucapkan pujian pada Allah dalam shalat, maka Allah berfirman pada para malaikat, apakah mereka tidak melihat para hamba Allah yang mengagungkan dan membesarkan Allah, dan menyucikan diri dari sekutu selain Allah, kemudian hamba Allah mengangkat tangan dan menahan diri dari mengatakan berbagai ucapan lawan-lawan Allah yang meyakini bahwa Allah mempunyai sekutu.

Salah satu pendapat mengatakan bahwa rahasia dari mengangkat tangan ketika mengucapkan takbir merupakan menafikkan atau menegaskan bahwa tiada kekuatan yang lebih besar selain daripada Allah SWT.

Berdasarkan penjelasan di atas, menunjukkan bahwa lafadz “Allahu Akbar” berarti keagungan Allah Ta’ala. Seperti yang kita tahu bahwa dalam ilmu tauhid maka disebutkan, Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Dari hal itu saja sudah jelas bahwa hanya Allah sesembahan yang patut untuk disembah.

Penjelasan mengenai keagungan Allah dalam Arti dari Allahu Akbar ini tidak sejalan dengan keadaan umat manusia saat ini. Mereka sudah lupa untuk mengobarkan takbir di dalam diri kita. Mengamalkannya dengan membaca tidak cukup untuk menujukkan ketaqwaan kita pada Allah. Kita harus menanamkan takbir tersebut di dalam hati sehingga bisa terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Allah Sang Maha Pencipta seluruh alam semesta ini. Sungguh nikmat mana lagi yang bisa kita dustakan. Berbagai kenikmatan yang kita peroleh selama ini merupakan bentuk dari keagungan Allah. Sesungguhnya Allah telah memberikan petunjuk atau tanda-tanda kebesaran dan keaguangan-Nya. Namun, hanya orang-orang yang berilmu dan beriman yang bisa melihatnya. Jika mereka tak memiliki iman dan taqwa, bagaimana mereka bisa melihat kenikmatan itu, bahkan bersyukur pada-Nya.

Sebagai seorang hamba Allah, kita harus senantiasa beriman pada Allah, Rasul, Nabi, Malaikat, Kitab maupun hari akhir. Adanya bumi dan kehidupan ini sudah menjadi tanda yang sangat besar bagi kita untuk mengagungkan nama Allah. Untuk itulah, bersyukur seharusnya dilakukan oleh setiap orang karena kenikmatan yang melimpah dari Allah.

Sebagai ungkapan rasa syukur, kita bisa mengucapkan pujian-pujian pada Allah seperti yang ada di dalam asmaul husna. 99 nama baik itu memiliki makna yang hanya Allah yang memilikinya. Untuk itu, lafalkanlah takbir ini sebagai kebanggaan bagi kita sebagai seorang muslim, mengobarkannya sebagaimana iman dan taqwa kita yang berkobar dan menjaga takbir di dalam hati sebagaimana Allah yang selalu di dalam hati kita.

Niscaya, Allah akan memberikan pertolongan pada kita, baik di dunia maupun di akhirat.

No comments:

Powered by Blogger.