Cara Malaikat Izrail Mencabut Nyawa

Malaikat izrail adalah malaikat pencabut nyawa, dia mencabut nyawa seseorang tergantung dari perbuatan semasa hidupnya.

Jika orang yang bersangkutan tersebut sering melakukan berbagai kemungkaran dan juga durhaka kepada Allah, maka malaikat Izrail akan mencabutnya dengan sangat keras.

Begitu pula sebaliknya, apabila orang yang meninggal tersebut adalah orang yang sholih dan baik luhur budi pekertinya semasa hidup, maka malaikat Izrail akan mencabutnya dengan lembut jika diibaratkan bagaikan tetsan air yang keluar dari ujungnya.

Walaupun demikian, terpisahnya raga dengan nyawa tetaplah teramat sangat menyakitkan, bahkan Rasulullah sendiri pernah bersabda,
sekiranya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang” (HR. Ibnu Abu Dunya)

Dahulu dikisahkan bahwa malaikat Izrai pernah meminta izin kepada Allah untuk mengunjungi nabi Idris, dia menyamar sebagai tamu hingga suatu saat nabi Idris memintanya untuk mencabut nyawanya lalu meminta Allah agar menghidupkannya kembali.

Semua itu dilakukan agar semakin menambah rasa takutnya kepada Allah dan juga agar meningkatkan amal ibadahnya. Kemudian Allahpun mengizinkan dan nabi Idris pun di cabut nyawanya kemudian dihidupkan kembali.

Lalu malaikat Izrail bertanya kepada nabi Idris, bagaimana rasanya mengalami kematian? Kemudian nabi Idris pun menjawab rasanya 1000 kali lebih sakit dari binatang hidup yang dikuliti. Kemudian malaikat Izrail berkata, caraku yang lemah lembut itu baru kulakukan kepadamu.

Bisa kita bayangkan betapa sakitnya kematian itu, bahkan dengan cara yang lembut pun masih teramat sangat menyakitkan.

No comments:

Powered by Blogger.